Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena kegiatan dapat terselenggara dengan baik meski waktu persiapan panitia relatif singkat.
Keberhasilan acara tersebut, menurutnya, merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat perantau dari Flores Timur dan Lembata yang bekerja bersama dalam semangat kekeluargaan.
Perayaan Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr Yohanes Monteiro pun menjadi lebih dari sekadar agenda keagamaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi panggung nyata yang menunjukkan bahwa nilai-nilai persaudaraan, toleransi, budaya Lamaholot, dan semangat gemohing tetap hidup serta menjadi kekuatan masyarakat Flores Timur dan Lembata, bahkan di tengah kehidupan metropolitan Jabodetabek. (*/rnc)



WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan