Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Miami, RakyatNTT.ID – Timnas Prancis dan Timnas Inggris akan saling berhadapan pada laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026, Minggu (19/7/2026) dini hari WIB.
Meski gagal melangkah ke final, kedua raksasa Eropa itu tetap berambisi menutup turnamen dengan kemenangan dan membawa pulang medali perunggu.
Prancis tersingkir setelah kalah 0-2 dari Spanyol pada babak semifinal, sementara Inggris harus mengakui keunggulan juara bertahan Argentina dengan skor 1-2 di Stadion Atlanta.
Prancis Ingin Tutup Era Deschamps dengan Medali
Kekalahan dari Spanyol menjadi pukulan bagi Les Bleus, yang sebelumnya digadang-gadang sebagai salah satu favorit juara.
Ironisnya, sebelum semifinal dimulai, pelatih Didier Deschamps justru menyebut Spanyol sebagai tim yang paling berpeluang lolos ke final. Prediksi tersebut terbukti setelah La Roja menang berkat gol penalti Mikel Oyarzabal dan penyelesaian Pedro Porro.
Pada pertandingan itu, lini depan Prancis yang dipimpin Kylian Mbappe tampil kurang efektif. Mereka hanya mencatatkan nilai expected goals (xG) sebesar 0,31, menunjukkan minimnya peluang berbahaya yang mampu diciptakan.
Meski gagal mengantar Prancis ke final, Deschamps tetap mencatat sejarah sebagai pelatih dengan jumlah pertandingan terbanyak di ajang Piala Dunia. Namun, strategi yang diterapkannya menuai kritik, termasuk dari Mbappe usai pertandingan semifinal.
Kini, laga melawan Inggris menjadi kesempatan terakhir bagi Deschamps untuk menutup kiprahnya bersama Timnas Prancis dengan raihan medali perunggu.
Les Bleus Bidik Medali Perunggu Ketiga
Secara historis, Prancis memiliki catatan cukup baik dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia.
Les Bleus pernah mengalahkan Jerman Barat dengan skor 6-3 pada Piala Dunia 1958 serta menundukkan Belgia 4-2 pada edisi 1986.
Satu-satunya kegagalan mereka terjadi pada Piala Dunia 1982 saat kalah dari Polandia dan harus puas finis di posisi keempat.
Jika mampu mengalahkan Inggris, Prancis akan meraih medali perunggu ketiga sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.
Inggris Berusaha Bangkit dari Kegagalan
Di kubu Inggris, pelatih Thomas Tuchel juga menghadapi tekanan besar usai gagal membawa The Three Lions ke partai final.
Saat menghadapi Argentina di semifinal, Inggris sebenarnya unggul lebih dulu melalui gol Anthony Gordon. Namun dua assist Lionel Messi berhasil dimanfaatkan Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez untuk membalikkan keadaan.
Kekalahan tersebut memperpanjang catatan buruk Inggris di fase gugur Piala Dunia ketika menghadapi tim-tim elite dunia.
Statistik menunjukkan The Three Lions selalu kalah dalam tujuh pertandingan fase gugur melawan tim yang berada di 10 besar peringkat dunia.
Selain itu, Inggris juga menjadi satu-satunya negara yang dua kali gagal melaju ke final Piala Dunia setelah sempat unggul lebih dulu di semifinal pada abad ke-21. Sebelumnya, situasi serupa terjadi saat mereka dikalahkan Kroasia pada Piala Dunia 2018.
Rekor Pertemuan Tidak Berpihak kepada Inggris
Meski sama-sama mengincar kemenangan, Inggris datang dengan modal yang kurang meyakinkan.
Dalam sembilan pertemuan terakhir melawan Prancis, The Three Lions hanya mampu meraih satu kemenangan.
Kenangan pahit juga masih membekas ketika Inggris disingkirkan Prancis pada babak perempat final Piala Dunia 2022.
Meski demikian, kemenangan atas Les Bleus akan menjadi pencapaian terbaik kedua Inggris sepanjang sejarah Piala Dunia setelah gelar juara yang mereka raih pada 1966.
Prediksi Susunan Pemain
Prancis (4-2-3-1):
Maignan; Kounde, Konate, Lacroix, Theo Hernandez; Kone, Zaire-Emery; Cherki, Olise, Doue; Mbappe.
Pelatih: Didier Deschamps.
Inggris (4-2-3-1):
Pickford; Spence, Konsa, Guehi, O’Reilly; Rice, Anderson; Rogers, Bellingham, Gordon; Kane.
Pelatih: Thomas Tuchel.
Duel Gengsi Penutup Turnamen
Meski bukan laga final, duel Prancis kontra Inggris diprediksi tetap berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama ingin menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan sekaligus membawa pulang medali perunggu sebagai pelipur lara setelah gagal merebut tiket ke partai puncak.
Pertandingan ini juga menjadi panggung pembuktian bagi dua pelatih yang tengah mendapat sorotan, sekaligus kesempatan bagi para pemain bintang untuk mengakhiri turnamen dengan catatan positif sebelum kembali memperkuat klub masing-masing. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan