Kupang, RakyatNTT.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Kupang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kota Kupang sebagai bagian dari agenda konsolidasi organisasi sesuai instruksi partai melalui Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Hotel T-More Sahid, Kota Kupang, Senin (20/7/2026).

Musancab merupakan tahapan konsolidasi yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), DPC, PAC, Ranting hingga Anak Ranting.

Iklan

Pelaksanaan Musancab tingkat Kota Kupang menjadi momentum strategis untuk memperkuat struktur organisasi partai di tingkat kecamatan sekaligus mempersiapkan kepemimpinan baru yang lebih solid.

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh jajaran pengurus PAC dari enam kecamatan di Kota Kupang, serta Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) pengurus ranting dari 51 kelurahan.

Musancab tidak hanya menjadi forum pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi wadah konsolidasi internal untuk memperkuat soliditas partai, mempercepat regenerasi kader, dan menyusun program kerja yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Sebelum pelaksanaan Musancab, DPC PDI Perjuangan Kota Kupang telah melaksanakan proses seleksi calon Ketua PAC melalui usulan dari pengurus ranting.

Tahapan ini dilakukan guna memastikan kader yang terpilih memiliki kapasitas, integritas, loyalitas, dan komitmen dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian.

Dalam forum tersebut, peserta menetapkan kepengurusan PAC yang baru sekaligus merumuskan berbagai program kerja yang akan menjadi pedoman organisasi ke depan.

Program-program tersebut diarahkan untuk memperkuat peran partai dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan di tingkat lokal.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, menegaskan bahwa Musancab memiliki makna penting bagi keberlangsungan organisasi sekaligus menjadi langkah strategis memperkuat mesin partai hingga ke tingkat akar rumput.

“Musancab ini bukan hanya sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi dan memastikan regenerasi kepemimpinan berjalan dengan baik di tingkat kecamatan,” ujar Yeskiel Loudoe.

Ia menambahkan, kepengurusan yang terbentuk melalui Musancab diharapkan mampu menghadirkan kader-kader terbaik yang memiliki dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pengurus yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas, loyalitas, dan komitmen untuk bekerja bagi masyarakat serta membesarkan partai,” katanya.

Lebih lanjut, Yeskiel menekankan bahwa seluruh program kerja hasil Musancab harus berorientasi pada kepentingan rakyat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Program yang dirumuskan harus menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, sehingga kehadiran partai benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tegasnya.

Melalui Musancab ini, DPC PDI Perjuangan Kota Kupang berharap seluruh pengurus PAC yang baru segera menjalankan program kerja yang telah disepakati serta memperkuat sinergi dengan struktur partai di seluruh tingkatan.

Pelaksanaan Musancab juga menjadi bukti bahwa mekanisme demokrasi internal partai berjalan secara sistematis, transparan, dan sesuai aturan organisasi.

Dengan konsolidasi yang semakin kuat, PDI Perjuangan Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas organisasi sekaligus memperbesar kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Kupang. (rnc)