Bupati Lioe menambahkan bahwa gerakan antikorupsi harus dibangun sebagai sebuah budaya, bukan sekadar slogan. Karena itu, nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab perlu ditanamkan sejak usia dini agar menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan masyarakat.

Dia berharap kegiatan roadshow JNBA tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu meningkatkan kesadaran seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bebas dari korupsi serta memperkuat integritas dalam setiap aspek pelayanan.

Di akhir sambutan, Bupati Lioe menegaskan sinergi antara pemda, pemerintah pusat dan masyarakat adalah kunci utama menuju daerah yang bersih dan maju.

Iklan

“Marilah kita bersama-sama membangun TTS yang bebas dari korupsi, demi masa depan generasi kita,” pungkasnya.

Tugas Bersama Cegah Korupsi

Sementara Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Amir Arief dalam sambutan menegaskan bahwa kehadiran KPK di daerah merupakan bagian dari strategi memperkuat pencegahan korupsi melalui penguatan integritas aparatur pemerintah sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.

Menurutnya, upaya tersebut harus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kepala daerah, perangkat pemerintah hingga desa, satuan pendidikan, dan masyarakat.