Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Di antaranya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengelolaan aset yang lebih produktif, digitalisasi pelayanan publik, efisiensi belanja daerah, hingga peningkatan kualitas pembangunan agar manfaat APBD semakin dirasakan masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh unsur pemerintahan untuk menjaga semangat kolaborasi dalam membangun Kota Kupang.
“Kepercayaan publik adalah modal terbesar dalam membangun daerah. Kepercayaan itu tidak dibangun oleh satu keputusan besar, tetapi oleh konsistensi dalam mengambil keputusan yang jujur, adil, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Berbeda peran tetapi satu tujuan, berbeda kewenangan tetapi satu pengabdian,” ujarnya.
DPRD Berikan Sejumlah Rekomendasi Strategis
Dalam pemandangan akhir fraksi, DPRD Kota Kupang juga menyampaikan sejumlah rekomendasi untuk memperkuat pengelolaan keuangan daerah.
Fraksi PDI Perjuangan mendorong pemerintah melakukan kajian lebih komprehensif terhadap target PAD, disertai reformasi birokrasi pada perangkat daerah pengelola pendapatan serta pembenahan sistem pemungutan pajak dan retribusi.
Sementara itu, Fraksi Partai Golkar menekankan pentingnya inovasi pelayanan, optimalisasi potensi daerah, serta peningkatan kepatuhan wajib pajak dan retribusi tanpa membebani masyarakat.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan