Ia meminta masyarakat membangun sistem pengelolaan yang berkelanjutan melalui mekanisme iuran bagi setiap pengguna.

Dana tersebut nantinya digunakan untuk biaya operasional, seperti pembelian bahan bakar, penggantian oli, perawatan rutin, perbaikan jika terjadi kerusakan, hingga honor bagi operator traktor.

“Masyarakat harus ikut merawat traktor ini. Harus ada iuran bagi pengguna. Uang iuran digunakan untuk perbaikan jika rusak, ganti oli, bahan bakar, dan honor operator. Kalau alat hanya ada tetapi tidak dimanfaatkan, kita tidak akan maju,” tegas Willybrodus Lay.

Iklan

Ia juga menargetkan agar dalam satu hingga dua bulan ke depan seluruh lahan tidur di Desa Lewalutolus sudah selesai dibajak menggunakan traktor tersebut sebagai persiapan memasuki musim tanam pertama.

Petani Diajak Manfaatkan Peluang Program MBG

Selain meningkatkan produksi padi, Bupati Belu mendorong petani mulai melakukan diversifikasi usaha tani dengan membudidayakan berbagai komoditas hortikultura.

Menurutnya, program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) membuka peluang pasar yang besar bagi hasil pertanian lokal.

Petani didorong menanam berbagai jenis sayuran dan buah-buahan, seperti pepaya dan pisang, yang dapat dipasok ke dapur penyedia makanan dalam program MBG.