Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurutnya, sebagai predator puncak semiakuatik, buaya muara memiliki kemampuan berenang dalam jarak jauh dan berpindah antarpulau mengikuti perubahan habitat, ketersediaan pakan, maupun perilaku alaminya.
“Spesies ini juga diketahui memiliki kemampuan melakukan migrasi lintas perairan, termasuk dari wilayah Australia menuju kawasan Nusa Tenggara,” jelas Hengki.
Karena itu, kemunculan seekor buaya di sekitar Strawberry Rock dan Pulau Kalong diduga merupakan bagian dari proses pergerakan alami satwa di luar habitat utamanya.
Jadi Perhatian Wisatawan
Kemunculan buaya tersebut terekam dalam video yang beredar pada Jumat (17/7/2026). Dalam rekaman itu, satwa terlihat berenang di permukaan laut saat sejumlah kapal wisata tengah melintas di kawasan Taman Nasional Komodo.
Peristiwa itu sempat menjadi perhatian wisatawan yang sedang mengikuti perjalanan wisata di perairan Labuan Bajo.
BTNK Tingkatkan Pemantauan dan Imbau Wisatawan Waspada
Balai Taman Nasional Komodo bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) NTT memastikan akan terus memantau keberadaan buaya tersebut guna menjamin keselamatan pengunjung sekaligus menjaga kelestarian satwa liar.
BTNK juga mengimbau masyarakat, operator wisata, dan wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan selama beraktivitas di sekitar lokasi kemunculan buaya.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan