Fokus utama pembahasan meliputi pengendalian penyakit hewan menular, peningkatan ketahanan pangan, serta penguatan sistem kesehatan hewan yang berkelanjutan melalui pendekatan One Health.

Rektor Undana, Prof. Jefri Bale, menegaskan bahwa momentum AJIVE ke-10 menjadi kesempatan penting bagi Undana dan Nusa Tenggara Timur untuk memperluas akses terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dari Jepang.

Menurutnya, konsep One Health yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan menjadi pendekatan yang semakin relevan dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan global.

Iklan

“Simposium ini diharapkan tidak hanya memperkuat kolaborasi riset jangka panjang yang berdampak pada kesejahteraan manusia dan lingkungan, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam menjawab tantangan nyata kesehatan hewan di wilayah NTT,” ujar Prof. Jefri.

Diharapkan Menjadi Solusi bagi Peternakan NTT

Pemerintah Kota Kupang turut menyambut positif pelaksanaan AJIVE ke-10 di Kupang. Mewakili Wali Kota Kupang, Asisten Pemerintahan dan Sekretaris Daerah Kota Kupang, Hengky Malelak, S.STP., M.Si., menyebut kehadiran para ilmuwan dan pakar veteriner dari Indonesia dan Jepang sebagai peluang besar bagi pengembangan sektor peternakan daerah.