Selain itu, Gibran menekankan pentingnya melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung keberhasilan program MBG. Menurutnya, keterlibatan banyak pihak akan memperkuat pengawasan sekaligus menjamin keberlanjutan program.

“Bukan hanya kantin sekolah ya, UMKM di sekitar sekolah, mungkin bisa melibatkan pesantren, melibatkan gereja, melibatkan SMK Tata Boga, melibatkan ibu-ibu PKK, melibatkan orang tua murid, semua bisa dilibatkan,” katanya.

Dalam dialog bersama para wali murid di SD Wolomoni, Gibran juga menegaskan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis harus diprioritaskan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang masih menghadapi berbagai keterbatasan akses.

Iklan

“Kalau saya pribadi, ini harus dilanjutkan terutama di daerah 3T,” ujarnya.

Menurut Gibran, perhatian pemerintah terhadap wilayah 3T sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan pembangunan nasional menjangkau seluruh daerah secara merata, tidak hanya terpusat di wilayah tertentu.

Pada kesempatan tersebut, Wapres turut mengajak perwakilan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi untuk melihat langsung kondisi masyarakat di wilayah 3T sekaligus memantau pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah.