Dalam sambutannya, Bupati Umbu Lili Pekuwali mengatakan kehadiran koperasi tidak hanya menjadi simbol pembangunan ekonomi, tetapi harus benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Ia berharap KSP Kopdit Pintu Air dapat terus berkembang dan hadir di seluruh kecamatan di Kabupaten Sumba Timur.

“Kalau saat ini baru tiga cabang, sementara di Kabupaten Sumba Timur ada 22 kecamatan, tentu harapan kita pelayanan ini terus diperluas,” ujarnya.

Iklan

Menurut Bupati, pemerintah daerah memandang pembangunan ekonomi masyarakat tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen, termasuk lembaga keuangan dan koperasi.

Ia menilai kehadiran perbankan masih memiliki keterbatasan jangkauan di sejumlah wilayah sehingga koperasi menjadi salah satu instrumen penting untuk mendekatkan akses permodalan kepada masyarakat.

“Hadirnya koperasi sejak awal memang untuk menjadi soko guru ekonomi Republik ini,” katanya.

Bupati menjelaskan bahwa keberadaan KSP Kopdit Pintu Air di Melolo tidak hanya mempermudah masyarakat untuk menabung atau meminjam uang, tetapi juga membuka ruang edukasi keuangan dan pendampingan usaha.

Menurut dia, bantuan modal tidak cukup hanya diberikan, melainkan harus dibarengi pengawasan dan pembinaan agar usaha anggota dapat berkembang.