Di akhir kegiatan, Natalius Pigai menegaskan komitmennya untuk memperkuat budaya HAM di Nusa Tenggara Timur melalui berbagai program edukasi dan penguatan kelembagaan, termasuk mendorong pembentukan Pusat Studi HAM di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang sebagai bagian dari upaya membangun peradaban HAM yang lebih kuat di Indonesia. (*/rnc)