Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurut Dokter Icha, dirinya diminta melakukan tindakan medis tertentu yang dinilai tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), pertimbangan medis, serta pedoman penanganan pasien yang berlaku.
Ia menegaskan bahwa seluruh keputusan medis yang diambil saat itu dilakukan berdasarkan kondisi pasien, standar pelayanan kesehatan, serta hasil konsultasi dengan dokter ahli yang berwenang.
Dokter Icha menyatakan bahwa sebagai tenaga kesehatan, dirinya berkewajiban menjalankan pelayanan sesuai kode etik profesi dan pertimbangan medis yang dapat dipertanggungjawabkan.
Nama Tiga Anggota DPRD Dicantumkan dalam Laporan
Dalam laporan yang disampaikan kepada pihak terkait, Dokter Icha mencantumkan nama tiga anggota DPRD TTU yang disebut terlibat dalam peristiwa tersebut.
Salah satunya adalah Robert Tubani. Menurut laporan Dokter Icha, Robert berbicara dengan nada tinggi sambil menunjuk dirinya dan menyatakan bahwa dirinya merupakan anggota DPRD TTU Komisi III yang bermitra dengan Dinas Kesehatan.
Selain itu, Veronika Lake yang disebut sebagai anggota DPRD dari PDI Perjuangan juga dilaporkan mendesak agar dilakukan tindakan tertentu terhadap pasien.
Dalam laporan tersebut, Veronika disebut berulang kali meminta agar pasien diberikan vaksin setelah enam jam kejadian serta meminta wartawan dipanggil ke rumah sakit.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan