Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia mengajak seluruh warga kampus untuk berani menerima kegagalan sebagai bagian dari proses pembelajaran yang akan membentuk karakter dan kematangan institusi.
“Kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan bagian dari proses pembelajaran yang membuat institusi dan pribadi kita semakin kuat serta dewasa,” tuturnya.
Menurutnya, sikap terbuka terhadap evaluasi dan kemampuan bangkit dari kegagalan merupakan modal penting dalam membangun budaya kerja yang produktif dan berkelanjutan.
Wujudkan Budaya Green Campus
Melalui kegiatan jalan sehat dan pungut sampah tersebut, Undana berharap dapat menumbuhkan budaya hidup bersih dan sehat yang berkelanjutan di lingkungan kampus.
Gerakan ini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial dalam rangka Dies Natalis, tetapi juga sebagai langkah nyata mewujudkan konsep green campus yang ramah lingkungan.
Selain menjaga kebersihan fisik lingkungan kampus, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarwarga kampus serta menyamakan persepsi dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan tinggi ke depan.
Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap kualitas perguruan tinggi negeri, Undana menilai bahwa lingkungan kerja yang sehat, kolaboratif, dan harmonis merupakan modal utama untuk melahirkan lulusan yang unggul, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan