Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ratu Wulla menilai perubahan pola pikir masyarakat itu harus terus didukung melalui berbagai program pemerintah agar produktivitas pertanian semakin meningkat dan berdampak pada kesejahteraan petani.
Ia menegaskan, sektor pertanian dan peternakan menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Sumba Barat Daya karena sekitar 85 persen penduduk menggantungkan hidup pada sektor tersebut.
Karena itu, pemerintah daerah terus mengalokasikan berbagai program bantuan, mulai dari penyediaan alat pertanian, benih, pendampingan penyuluh, hingga dukungan bagi kelompok tani hortikultura.
Menurut Ratu Wulla, peluang peningkatan pendapatan petani juga semakin terbuka dengan hadirnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan pasokan beras, sayuran, telur, daging ayam, dan berbagai komoditas pertanian lainnya dalam jumlah besar.
“Pasarnya sudah ada. Tinggal bagaimana para petani menangkap peluang ini dan meningkatkan produktivitasnya,” ujarnya.
Selain dukungan pemerintah, Ratu Wulla berharap koperasi dapat menjadi mitra strategis masyarakat dalam menyediakan akses pembiayaan dan edukasi pengelolaan keuangan.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dan masyarakat menjadi kunci untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah Kodi maupun Kabupaten Sumba Barat Daya secara keseluruhan.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan