Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Pendekatan YLAF sendiri telah menunjukkan hasil positif di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Hingga saat ini, program tersebut telah melibatkan 411 petani muda dengan komposisi sekitar 60 persen perempuan.
Selain itu, sebanyak 50 hektare lahan produktif berhasil dikembangkan dan 39 kelompok tani muda diperkuat melalui program tersebut.
Prestasi YLAF juga mendapat pengakuan di tingkat nasional. Pada tahun 2025, program Youth-Led Agri-food berhasil meraih penghargaan SDGs Action Awards 2025 kategori Organisasi Masyarakat Sipil (Civil Society Organization) sebagai Terbaik I.
Penghargaan yang diberikan Kementerian PPN/Bappenas itu menjadi bukti kontribusi program dalam memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi generasi muda di wilayah terpencil, khususnya di NTT.
Direktur Eksekutif Plan Indonesia, Dini Widiastuti, mengatakan pendekatan YLAF telah terbukti mampu memberikan dampak nyata terhadap pemberdayaan pemuda dan perempuan di sektor pertanian.
“Program Youth-Led Agri-food menunjukkan bahwa ketika pemuda, khususnya perempuan muda, diberikan akses terhadap pengetahuan, pendampingan, dan peluang pasar, mereka mampu menjadi penggerak utama transformasi pertanian yang lebih produktif, inklusif, dan berkelanjutan. Kami berharap pembelajaran ini dapat direplikasi dan dikembangkan di Flores Timur,” ujar Dini.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan