Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kelima, bangun solidaritas keluarga yang proporsional. Anak membantu sesuai kemampuan, bukan diperas atas nama adat atau jasa masa lalu.
Penutup
Kita perlu membedakan antara hormat kepada orang tua dan tunduk pada eksploitasi emosional. Menghormati orang tua adalah nilai mulia. Tetapi menjadikan anak sebagai instrumen balas jasa adalah kekeliruan moral.
Anak lahir bukan untuk menanggung seluruh kegagalan ekonomi keluarga. Anak hadir bukan untuk melunasi biaya susu, uang sekolah, atau pengorbanan masa lalu. Anak adalah manusia merdeka yang perlu dididik dengan cinta, dibimbing dengan hikmat, dan dilepas dengan kepercayaan.
Di NTT dan di mana pun, masa depan keluarga tidak dibangun dengan menagih anak, tetapi dengan membangun generasi yang sehat, berdaya, dan bebas. Karena pada akhirnya, tugas orang tua bukan mencetak penanggung beban, melainkan menumbuhkan manusia.
Mendidik, ya. Menagih, tidak. (*)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

