Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kalabahi, RakyatNTT.ID – Sejumlah tenaga kesehatan yang tergabung dalam Persatuan Tenaga PPPK Paruh Waktu (PPPK-PW) dan Non PPPK Paruh Waktu di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Alor menggelar aksi mogok kerja, Senin (13/4/2026).
Aksi tersebut berlangsung di depan RSUD Kalabahi, Kecamatan Teluk Mutiara, dan dipimpin oleh koordinator aksi Abraham Sir. Para peserta aksi membawa bendera Merah Putih serta berbagai baliho berisi tuntutan terkait kesejahteraan dan sistem penggajian.
Protes Gaji Rp300 Ribu
Dalam aksinya, para tenaga kesehatan menyoroti besaran gaji yang diterima, yakni hanya Rp300 ribu per bulan. Mereka menilai angka tersebut tidak manusiawi dan jauh dari kata layak, terutama mengingat beban kerja dan risiko yang dihadapi.
Sejumlah spanduk yang dibentangkan bertuliskan kritik keras terhadap pemerintah daerah dan DPRD, di antaranya menuntut bukti nyata atas janji kenaikan gaji serta keadilan bagi tenaga kesehatan.
“Kami berdiri paling dekat dengan pasien, tetapi paling jauh dari kesejahteraan,” demikian salah satu isi tuntutan yang disuarakan massa aksi.
Tuntutan Perbaikan Sistem dan Status Kerja
Selain kenaikan gaji, para tenaga kesehatan juga mendesak pemerintah daerah untuk memperbaiki sistem penggajian agar lebih proporsional berdasarkan beban kerja, tanggung jawab, dan risiko pekerjaan.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

