Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) terus memperluas jejaring globalnya. Pada Kamis (12/2/2026), Undana resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Saint Louis College (SLC) of San Fernando, Filipina.

Penandatanganan MoU Undana Saint Louis College Filipina ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi riset, pertukaran pengetahuan, serta mobilitas mahasiswa dan dosen antarnegara.

Prosesi penandatanganan dilakukan secara hybrid dan melibatkan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Undana, Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc., bersama Presiden Saint Louis College, Rev. Fr. Roderick G. Villamar, CICM, Ph.D.

Iklan

Investasi Pendidikan Lewat Kolaborasi Global

Presiden SLC, Rev. Fr. Roderick G. Villamar, menegaskan bahwa kemitraan dengan Undana merupakan kebutuhan strategis di era global yang semakin terhubung.

Menurutnya, kerja sama ini bukan sekadar pertukaran materi akademik, tetapi juga bentuk investasi jangka panjang dalam pengembangan fakultas serta inovasi riset bersama.

“Seremoni ini adalah komitmen bersama untuk menghadirkan pengalaman pembelajaran global dan memperkuat pemahaman lintas budaya. Kami sangat antusias memulai pertukaran ilmu pengetahuan, pelatihan, hingga konferensi bersama yang bermanfaat bagi kedua institusi,” ujar Rev. Fr. Roderick.

Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka akses lebih luas terhadap publikasi ilmiah internasional serta memperkuat kapasitas akademik kedua perguruan tinggi.

Undana Siap Terima Mahasiswa Filipina

Menanggapi kerja sama tersebut, Dr. Siprianus Suban Garak menyatakan kesiapan penuh Undana dalam mengimplementasikan seluruh poin kesepahaman secara aktif dan berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa Undana terbuka untuk menerima mahasiswa dari Filipina dalam jumlah besar, sekaligus mengirimkan mahasiswa terbaiknya ke Saint Louis College untuk mengikuti program akademik maupun riset.

“Kami siap berkolaborasi secara nyata. Fokus kami adalah memastikan mahasiswa dan dosen dari kedua belah pihak mendapatkan akses terhadap publikasi ilmiah dan proyek penelitian bersama yang relevan dengan kebutuhan global saat ini,” tegas Dr. Siprianus.

Perkuat Posisi Undana di Kancah Internasional

Kepala International Relations Office (IRO) Undana, Santri E. P. Djahimo, Ph.D., menambahkan bahwa kerja sama dengan Filipina ini semakin mempertegas posisi Undana di panggung internasional.

Sebelumnya, Undana telah menjalin kemitraan dengan berbagai institusi di Australia, Amerika Serikat, serta sejumlah negara di Asia. Penandatanganan MoU Undana Saint Louis College Filipina ini menambah daftar panjang jejaring internasional kampus tersebut.

Melalui sinergi ini, Undana menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang adaptif dan berdaya saing global. Kolaborasi ini diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas riset, penguatan kapasitas dosen, serta mutu lulusan yang mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Kerja sama ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Filipina di sektor pendidikan tinggi, dengan fokus pada inovasi, riset, dan pertukaran budaya akademik. (*/rnc)