Kupang, RakyatNTT.ID Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang melontarkan pernyataan keras kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang terkait kondisi jalan rusak yang dinilai semakin memprihatinkan, terutama di wilayah pinggiran kelurahan.

Sejumlah ruas jalan utama dilaporkan mengalami kerusakan parah. Selain faktor cuaca dan tingginya intensitas hujan, buruknya sistem drainase yang tidak memadai disebut menjadi penyebab utama cepatnya kerusakan aspal di berbagai titik.

Hal tersebut disampaikan Legislator PAN, Dicky Tallo, saat memberikan keterangan kepada media di ruang Fraksi PAN DPRD Kota Kupang baru-baru ini.

Iklan

Warga Terpaksa Urunan Perbaiki Jalan

Anggota Komisi III DPRD Kota Kupang itu menjelaskan, lambannya respons pemerintah terhadap kerusakan infrastruktur memicu aksi swadaya masyarakat.

Di Kecamatan Alak, tepatnya di jalur menuju kantor camat, warga berinisiatif melakukan urunan untuk menimbun jalan berlubang menggunakan tanah putih.

“Kondisi ini menjadi tamparan bagi pemerintah agar lebih peka terhadap fasilitas publik,” ujar Dicky.

Situasi serupa terjadi di RT 18 Penkase-Oeleta, tepat di depan Gereja Soar. Warga setempat memilih melakukan pengecoran jalan secara mandiri karena tidak adanya tindakan nyata dari pemerintah.

Jalur Vital Ekonomi Harus jadi Prioritas

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Alak, Dicky menegaskan bahwa jalur-jalur tersebut merupakan urat nadi perekonomian Kota Kupang.

Ruas jalan di kawasan itu menjadi pusat arus barang dan jasa, termasuk lokasi gudang logistik utama. Kerusakan yang berlarut-larut dinilai berpotensi mengganggu distribusi dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Jalan prioritas yang menjadi pusat arus barang dan jasa seharusnya mendapat penanganan lebih cepat,” tegasnya.

Pemkot Diminta Lebih Cekatan Hadapi Musim Hujan

DPRD berharap Pemkot Kupang lebih jeli dalam memetakan persoalan infrastruktur, terutama saat musim penghujan dengan intensitas tinggi yang memperparah kerusakan jalan.

Penanganan drainase yang buruk juga dinilai perlu menjadi perhatian serius agar kerusakan aspal tidak terus berulang.

Kejelian pemerintah dalam merespons persoalan jalan rusak Kota Kupang dinilai sangat penting demi menjaga mobilitas warga dan memastikan roda perekonomian tetap berjalan lancar. (rnc)