“Pembinaan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan, tetapi juga membentuk karakter serta kesiapan warga binaan untuk kembali berperan aktif di tengah masyarakat,” tegas Muhamad Nurzaman.

Sementara itu, salah satu peserta magang Kemenaker RI, Aseptiany Marsanti Nubatonis, menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap warga binaan memperoleh keterampilan yang bermanfaat dan dapat dikembangkan sebagai peluang usaha setelah bebas nanti,” ujarnya.

Iklan

Salah satu warga binaan berinisial AM, yang mengikuti pelatihan merajut, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

“Kami merasa senang karena mendapatkan keterampilan baru. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan memotivasi kami untuk terus belajar dan berkarya,” ungkapnya.

Ke depan, Rutan So’E berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak guna mewujudkan transformasi pemasyarakatan yang humanis dan berkelanjutan. (*/rnc)