Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Adapun di Dusun Pante Rusif yang mayoritas dihuni lansia dan penyandang disabilitas, bantuan difokuskan pada perlengkapan tidur seperti selimut, tikar, dan kelambu, perlengkapan ibadah, hingga kebutuhan teknis berupa pompa air dan bahan bakar.
“Seluruh bantuan yang kami salurkan merupakan hasil identifikasi langsung di lapangan agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan mendesak warga di setiap titik pengungsian,” ujar Ketua Tim Mapala Undana dalam keterangan kepada Humas Undana.
Misi kemanusiaan ini dihadapkan pada sejumlah tantangan, mulai dari jarak tempuh yang jauh, akses jalan rusak akibat banjir, keterbatasan jaringan komunikasi, hingga minimnya jumlah personel di lapangan.
Meski demikian, tim tetap berkomitmen menjangkau warga di pelosok Kecamatan Langkahan, baik melalui posko induk maupun distribusi langsung ke rumah-rumah warga terdampak.
Keterlibatan aktif mahasiswa dalam misi ini menjadi bagian dari penguatan peran sivitas akademika Undana dalam kegiatan pengabdian masyarakat berskala nasional.
Langkah tersebut sejalan dengan komitmen universitas untuk menanamkan nilai empati, kepedulian sosial, dan solidaritas kemanusiaan yang melampaui batas geografis.
Melalui aksi kemanusiaan ini, Universitas Nusa Cendana berharap dapat meringankan beban para penyintas banjir bandang di Aceh Utara serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

