Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Semua masyarakat yang tinggal di rumah sudah mendapat bahan makanan. Bagi yang di posko, kita memastikan kebutuhan makanan tetap tersedia,” ujar Jonius kepada iNews Media Group.
Menurutnya, kebutuhan mendesak saat ini meliputi perlengkapan sekolah yang rusak akibat banjir, pakaian anak-anak dan orang dewasa, serta kebutuhan khusus seperti popok bayi (pampers).
1.010 Jiwa Mengungsi di Enam Posko
Berdasarkan data di lapangan, tercatat 200 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 1.010 jiwa mengungsi di enam posko. Posko HKBP Sibalanga menjadi lokasi dengan pengungsi terbanyak, yaitu 60 KK atau sekitar 600 jiwa. Sementara Posko Kantor Desa menampung sekitar 30 KK atau 350 jiwa.
Secara keseluruhan, dampak bencana di wilayah ini sangat besar. Total 15.000 warga terdampak, dengan 36 orang meninggal dunia dan 11 orang dinyatakan hilang yang masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan. (*/rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

