“Identitas budaya kita adalah kekuatan terbesar. Kita tidak boleh kehilangan jati diri dalam membangun pariwisata,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pesona Ende bukan hanya pada alamnya, tetapi juga pada kekayaan budaya Ende-Lio Nage Sare Pawe yang perlu terus diperkenalkan melalui atraksi budaya, produk ekonomi kreatif, dan kegiatan seni lokal.

Tingkatkan Kualitas Destinasi dan SDM

Wabup Mere menekankan perlunya peningkatan kualitas destinasi wisata melalui pembenahan fasilitas, pengelolaan profesional, peningkatan SDM, serta penguatan atraksi wisata yang memberikan pengalaman berkesan bagi wisatawan.

Iklan

Menurutnya, layanan dan produk ekraf yang unggul menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing destinasi Ende di tingkat lokal, nasional, bahkan internasional.

Ekonomi Kreatif jadi Spirit Baru

Lebih jauh, Wabup menjelaskan bahwa keberadaan 17 subsektor ekonomi kreatif merupakan peluang besar untuk menghadirkan produk khas daerah yang dapat memperkuat citra pariwisata.

“Ekraf adalah roh dan spirit baru dalam pariwisata. Kreativitas anak muda dan komunitas harus terus difasilitasi,” ungkapnya.

Ia juga menyinggung tantangan yang dihadapi, mulai dari infrastruktur, keamanan destinasi, regulasi, hingga strategi promosi yang belum maksimal. Semua itu, katanya, hanya bisa diselesaikan melalui kerja kolektif dan kebijakan tepat sasaran.

Dorong Komitmen Konkret

Di akhir sambutannya, Wabup Domi Mere mengapresiasi penyelenggaraan Forum Mbabho Gajo 2025, dan berharap kegiatan ini dapat menghasilkan komitmen nyata untuk memperkuat arah pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Ende. (rnc16)