Namun secara akumulatif sepanjang tahun berjalan (year-to-date), investor asing masih mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp38,33 triliun.

Kondisi ini mencerminkan adanya rotasi portofolio menjelang akhir tahun dan kehati-hatian terhadap sentimen global.

Empat Efek Baru Tercatat di Bursa Efek Indonesia

Pada pekan yang sama, empat efek baru resmi tercatat di BEI, terdiri dari:

Iklan
  • Dua obligasi,
  • Satu sukuk, dan
  • Satu saham baru.

Salah satu yang menarik perhatian investor adalah pencatatan perdana PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) sebagai emiten ke-24 di tahun 2025, dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp158,4 miliar.

Langkah ini memperkuat geliat pasar modal Indonesia dalam memperluas basis emiten serta mendukung pendanaan sektor riil.

Outlook IHSG Menjelang Akhir Tahun 2025

Dengan capaian rekor tertinggi sepanjang masa, analis memperkirakan IHSG berpotensi menembus level psikologis 8.500 jika dukungan fundamental dan arus dana investor terus menguat.

Meski begitu, pelaku pasar diimbau tetap mewaspadai fluktuasi jangka pendek menjelang rilis data inflasi global dan kebijakan suku bunga bank sentral. (*/rnc)