Seba, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua melalui Dinas Transmigrasi, Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja terus menunjukkan komitmennya dalam membina dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal.

Salah satu langkah nyata diwujudkan dalam bentuk Pelatihan Pembuatan Rak Piring Berbahan Aluminium, yang diselenggarakan di Roboaba dan diikuti oleh 15 peserta dari kalangan pemuda dan pencari kerja, Senin (4/8/2025).

Peserta berasal dari berbagai desa dan kelurahan di Sabu Raijua dan dibekali mulai dari pengenalan alat, teknik pemotongan aluminium, hingga proses perakitan menjadi produk rumah tangga bernilai jual.

Iklan

Bupati Sabu Raijua Serahkan Bantuan Mesin Produksi

Dalam pelatihan tersebut, Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., hadir secara langsung untuk menyampaikan motivasi sekaligus menyerahkan 15 unit mesin potong aluminium serta bahan baku kepada para peserta. Bantuan tersebut bertujuan untuk mendukung keberlanjutan pelatihan dan mendorong pembentukan unit usaha produktif berbasis keterampilan.

“Kami berharap pelatihan ini menjadi awal dari usaha mandiri. Keterampilan ini harus dikembangkan dan memberi dampak nyata bagi ekonomi keluarga,” tegas Bupati Krisman dalam sambutannya.

Dorong Pengembangan UMKM dan Tekan Pengangguran

Pelatihan ini merupakan bagian dari program pengembangan tenaga kerja berbasis keterampilan lokal, yang dirancang untuk menekan angka pengangguran serta meningkatkan daya saing tenaga kerja di Kabupaten Sabu Raijua.

Kepala Dinas Transmigrasi, Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja menegaskan bahwa pelatihan ke depan akan melibatkan lebih banyak sektor dan mitra industri lokal, agar hasil pelatihan tidak hanya berhenti sebagai kegiatan formal, tetapi menjelma menjadi gerakan ekonomi produktif masyarakat.

“Dengan keterampilan ini, kita ingin tumbuh kelompok-kelompok usaha baru yang mandiri dan mampu bergerak di sektor industri kecil,” ujarnya.

Langkah Nyata Menuju Ekonomi Lokal Inklusif

Dengan terselenggaranya pelatihan pembuatan rak piring aluminium ini, Pemkab berharap akan lahir pelaku usaha baru yang inovatif, tangguh, dan mampu menciptakan lapangan kerja sendiri di wilayah Sabu Raijua. Ini juga menjadi bagian dari visi pembangunan daerah dalam menciptakan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan. (*/pkp/rnc)