“Mereka berjuang bukan demi kepentingan pribadi, melainkan demi bangsa yang merdeka, berdaulat, dan bermartabat,” ujarnya.

Bupati juga mengajak ASN, guru, dan pegawai Katolik agar menjadikan nilai-nilai kekatolikan sebagai dasar dalam pelayanan publik yang adil, tulus, dan berintegritas.

Mengangkat tema nasional “Bersatu – Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Bupati menyerukan pentingnya persatuan, kedamaian, dan persaudaraan untuk membangun Indonesia, khususnya Nagekeo. Ia berharap misa syukur ini terus dilaksanakan setiap tahun untuk membangkitkan semangat patriotisme dan cinta tanah air.

Iklan

Selain misa syukur, ASN beragama Islam mengikuti doa bersama pada Sholat Jumat di Masjid Agung Baiturahman Alorongga (15/08/2025), sementara umat Kristen akan merayakan ibadah syukur pada 17 Agustus 2025 di gereja masing-masing. (rnc15)