Sebagai Wakil Gubernur NTT, ungkapnya, Ia dengan sepenuh hati menyambut berbagai bentuk kehendak baik dan kolaborasi, termasuk dari Pemerintah Australia, untuk berinvestasi dan bekerja sama demi perdamaian dan kesejahteraan.

“Kami bangga karena telah menjalin sejumlah hubungan strategis dengan Australia, termasuk program-program yang berdampak seperti SKALA, AIP PRISMA, AIP DRM, MENTARI, dan AIP PHSP. Di NTT, kami telah menjalin total 72 hubungan dengan rekan-rekan strategis dari berbagai negara. Meski demikian, saya percaya bahwa ini masih belum cukup. Saya hidup dengan prinsip, ‘Seribu teman tidak pernah cukup, tetapi satu musuh terlalu banyak.’ Ini mengingatkan kita bahwa pintu kolaborasi harus tetap terbuka, dan kita tidak boleh berhenti berjuang untuk membangun lebih banyak pertemanan, kepercayaan, dan kerja sama,” jelas Wagub Johni.

Wagub Johni Asadoma berharap lebih banyak inisiatif dan kerja sama antara NTT dan Australia yang dipromosikan dan difasilitasi oleh Konsulat-Jenderal Australia di Bali.

Baginya, perdagangan dan investasi mesti menjadi pusat kerja sama, karena kedua hal tersebut merupakan mesin penggerak pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja, baik bagi masyarakat NTT maupun Australia.