Ia juga mengharapkan potensi kerja sama, termasuk program antar-kota (sister city) antara Kupang dan salah satu dari kota-kota maupun negara-negara bagian di Australia.

“Ada begitu banyak potensi yang belum dimanfaatkan untuk tumbuh bersama. NTT bukan hanya wilayah Indonesia yang paling dekat dengan Australia, tetapi juga merupakan wilayah dinamis dan sedang berkembang dengan peluang besar untuk perdagangan, investasi, dan kolaborasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wagub Johni menegaskan pentingnya Gig on the Green pertama kali digelar di Kota Kupang. Ia yakin acara ini menghasilkan keputusan yang bermakna dan strategis untuk menandai babak baru bagi para alumni untuk tampil, menunjukkan talenta. Sekaligus menegaskan kontribusi mereka terhadap pembangunan NTT.

“Selama bertahun-tahun, alumni Australia telah memainkan peranan penting dalam membentuk perkembangan di provinsi ini, baik di ranah publik maupun swasta. Melalui berbagai kemitraan kunci yang didukung oleh Pemerintah Australia, berbagai program pembangunan telah berhasil diimplementasikan dan menyebabkan perbedaan nyata dalam hidup warga NTT,” tegasnya.

Wagub berharap kegiatan Gig on the Green tidak menjadi kegiatan pertama dan terakhir kali yang diselenggarakan di Kupang, dan kegiatan sejenis mampu menjangkau lebih banyak tempat di NTT.