Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Pantai Warna dan Pantai Nunsui punya potensi pariwisata. Kalau masuk zonasi wisata, bisa ada dukungan anggaran dan potensi PAD,” ujarnya.
Dari Fraksi Gerindra, Chris Baitanu juga memperingatkan maraknya pembangunan gedung di kawasan pesisir Alak seperti Tenau, Nunbaun Sabu, hingga Namosain.
“Pesisir adalah zona hijau, jangan sampai izin bangunan semrawut. Ini harus jadi perhatian karena banyak potensi wisata alam di sana,” katanya.
Sementara itu, Konsultan Dinas PUPR, Marthin Nggili, ST., M.PWK, menegaskan bahwa revisi peta wilayah sudah mempertimbangkan masukan dewan dan tetap mengacu pada ketentuan undang-undang. Ia menyebut aktivitas kavling di wilayah mangrove Kelapa Lima sudah ditolak oleh Kementerian ATR melalui BPN Kota Kupang.
Plt. Kadis PUPR, Maxi Dethan, memastikan bahwa masukan dewan akan menjadi bahan dalam konsultasi revisi RTRW ke pemerintah pusat.
“Semua pandangan ini akan kami bawa dalam asistensi berikutnya untuk mendapatkan persetujuan dari pusat,” pungkasnya. (rnc04)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan