Santunan Duka sebesar Rp 2 juta untuk warga meninggal di Sabu Raijua dan Rp 3 juta untuk yang meninggal di Kupang.

Bantuan pendidikan dan pertanian, termasuk seragam sekolah, hand tractor, ketinting, dan sumur bor.

Program bedah rumah, pengadaan kawat duri, pompa air, serta bantuan bagi pelaku UMKM.

Iklan

Pemasangan lampu jalan dan pembangunan infrastruktur yang akan dimulai secara bertahap.

“Program kami tidak muluk-muluk. Sederhana, tapi menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Krisman.

Ia juga menjelaskan bahwa sebagian besar program baru bisa direalisasikan mulai Juli 2025, menunggu proses Perubahan Anggaran sesuai regulasi. Namun, program seperti santunan duka didorong untuk dijalankan lebih awal.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Krisman berpesan agar bantuan BLT digunakan secara bijak. “Gunakanlah untuk kebutuhan pokok keluarga. Ini adalah bentuk kehadiran dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” tegasnya. (*/pkp/rnc)