Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Kelangkaan semen di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang dan wilayah sekitarnya, semakin mengganggu aktivitas pembangunan. Persoalan ini tidak hanya membuat sejumlah proyek terhambat, tetapi juga memicu lonjakan harga yang semakin membebani masyarakat.
Penelusuran RakyatNTT.ID dalam dua pekan terakhir menemukan harga semen di sejumlah toko bangunan terus mengalami kenaikan. Semen merek Conch yang sebelumnya dijual Rp56.000 per sak ukuran 40 kilogram, kini naik menjadi Rp60.000 hingga Rp65.000.
Kenaikan lebih tajam terjadi pada semen kelas 1 merek Bosowa. Jika sebelumnya masih dijual dengan harga Rp63.000 hingga Rp65.000 per sak, kini harganya mencapai Rp89.000 per sak.
Lonjakan harga tersebut membuat masyarakat harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk memenuhi kebutuhan pembangunan rumah maupun pekerjaan konstruksi lainnya.
Pembelian Semen Dibatasi, Warga Keluhkan Kebijakan Toko
Di tengah kelangkaan dan kenaikan harga, masyarakat juga dihadapkan pada kebijakan pembatasan pembelian yang diterapkan sejumlah pengusaha toko bangunan di Kota Kupang.
Beberapa toko membatasi pembelian hanya dua hingga lima sak semen untuk setiap orang dalam satu kali transaksi.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan