Waikabubak, RakyatNTT.ID – Kapolres Sumba Barat AKBP Yohanis Nisa Pewali meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau isu yang tidak sesuai fakta.

Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk menghentikan keterlibatan dalam tindak pidana, khususnya pencurian ternak yang masih menjadi persoalan di wilayah Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kami berharap supaya jangan mendengar berita-berita hoaks, jangan mendengar isu-isu yang tidak sesuai dengan pemberitahuan, terus jangan ada ujaran kebencian,” kata Yohanis kepada sejumlah wartawan, Rabu (16/9/2026).

Iklan

Menurut dia, Polri akan menjalankan tugas sesuai prosedur dan mengambil tindakan terhadap tindak pidana yang terjadi di wilayah tersebut.

“Skala macam tindak pidana yang ada di kabupaten ini pasti kami akan tindak tegas,” ujarnya.

Yohanis mengatakan pencurian ternak telah lama menjadi persoalan di Sumba Barat.

Ia meminta kelompok maupun pihak-pihak yang terlibat dalam praktik pencurian ternak untuk menghentikan aktivitas tersebut.

“Ini yang kami ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat, kelompok-kelompok yang masuk bermain dalam hal ini supaya hindari, hentikan,” katanya.

Menurut Yohanis, pencurian dengan pemberatan menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat. Sebab, ternak yang dicuri umumnya telah dipelihara warga sejak kecil hingga dewasa.