Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Bajawa, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Sebanyak sembilan mahasiswa KKN Kelompok 87 diterjunkan ke Desa Watunay, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada, untuk mendorong kemandirian desa berbasis potensi lokal.
Program KKN Undana di Desa Watunay berlangsung selama 60 hari, sejak 6 Juli hingga akhir Agustus 2026. Pendampingan mahasiswa diarahkan untuk mengoptimalkan tiga kekuatan utama desa yang berada di lereng Gunung Inerie, yakni sektor pertanian dan hortikultura, potensi wisata alam, serta kekayaan tradisi adat masyarakat Ngada.
Kembangkan Potensi Kopi dan Hortikultura
Di sektor pertanian dan perkebunan, Desa Watunay dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil kopi arabika dan hortikultura, khususnya cabai keriting.
Untuk komoditas kopi, mahasiswa KKN memberikan pendampingan dalam penguatan branding produk melalui pembuatan logo dan identitas visual “Kopi Watunay”.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat membangun identitas produk lokal sekaligus mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Ngada dalam mengembangkan kawasan perkebunan terpadu dan agrowisata.
Sementara untuk komoditas cabai keriting, mahasiswa memberikan edukasi kepada petani mengenai penanganan penyakit antraknosa atau patek.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan