Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Upaya membangun daerah yang tangguh terhadap bencana tidak hanya dilakukan saat bencana terjadi, tetapi dimulai dari kemampuan pemerintah daerah mengukur sekaligus meningkatkan kapasitasnya dalam penanggulangan bencana. Salah satu instrumen yang digunakan secara nasional adalah Indeks Ketahanan Daerah (IKD).
Untuk memperkuat implementasi IKD di Nusa Tenggara Timur, Program SIAP SIAGA bekerja sama dengan BPBD Provinsi NTT menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas Fasilitator Indeks Ketahanan Daerah (IKD) di Kupang.
Sebanyak 22 staf BPBD Provinsi NTT dipersiapkan menjadi fasilitator yang akan mendampingi masing-masing satu kabupaten/kota dalam proses pengisian IKD Tahun 2026. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendampingan sekaligus menghasilkan data yang lebih akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan penanggulangan bencana.
Fokus pada Kualitas Pendampingan IKD
Area Manager Program SIAP SIAGA NTT, Silvia Fanggidae, menjelaskan bahwa pengisian IKD sejatinya telah rutin dilakukan setiap tahun oleh BPBD. Dukungan Program SIAP SIAGA bukan untuk mengambil alih proses tersebut, melainkan meningkatkan kualitas pendampingan kepada pemerintah daerah.
Menurut Silvia, evaluasi bersama BPBD Provinsi menunjukkan bahwa tantangan utama bukan sekadar memastikan seluruh daerah mengisi IKD, tetapi memastikan setiap indikator dipahami dengan benar.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan