Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Anggota Komisi IV DPRD NTT, Ana Waha Kolin, menyoroti ketimpangan pembangunan di wilayah Amfoang, Kabupaten Kupang.
Ia menilai pemerintah terkesan belum menghadirkan keadilan dalam penyediaan infrastruktur dan layanan dasar bagi puluhan ribu masyarakat di enam kecamatan kawasan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Ana dalam Diskusi Publik di Markas GMNI Kupang, Sabtu (21/2/2026).
“Kami duduk di Komisi Buldozer, ini tantangan buat saya. Ini akan menjadi diskusi yang konsisten bagi kami di Komisi IV untuk melihat Amfoang,” tegasnya.
Menurut Ana, kondisi Amfoang sebagai wilayah yang berada di “ujung merah putih” tidak boleh dipandang sebelah mata. Ia menilai daerah tersebut memiliki potensi alam luar biasa, namun belum tersentuh pembangunan yang memadai.
Minimnya infrastruktur jalan dan jembatan, keterbatasan listrik dan jaringan telekomunikasi, serta akses layanan kesehatan dan pendidikan yang belum optimal menjadi potret nyata perjuangan masyarakat Amfoang.
“Mendengar dan melihat kondisi yang terus kesulitan karena tak ada infrastruktur dan layanan dasar, tentu ini menunjukkan potret perjuangan mandiri rakyat di negara Indonesia,” ujarnya.
Ana yang baru bergabung di Komisi IV DPRD NTT menyebut momentum ini sebagai titik awal untuk memperjuangkan pembangunan Amfoang secara lebih serius dan terarah.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

