Jakarta, RakyatNTT.ID Bank Mandiri terus menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor produktif dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), bank berkode saham BMRI ini konsisten memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.

Sepanjang tahun 2025, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR senilai Rp 40,99 triliun kepada 355.658 pelaku UMKM. Dari sisi kualitas, portofolio KUR tetap terjaga dengan tingkat kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) di bawah 1 persen, mencerminkan penyaluran pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan.

Iklan

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, mengatakan penyaluran KUR tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, sektor perbankan, dan pelaku usaha dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat.

“Melalui akses permodalan yang lebih luas, kami ingin membantu pelaku UMKM memperkuat kapasitas produksi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing usaha,” ujar Riduan dalam keterangan tertulis, Kamis (9/1/2026).

Penyaluran KUR Bank Mandiri sejalan dengan fokus pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan. Hal ini tercermin dari dominasi pembiayaan pada sektor produksi yang mencapai 61,54 persen atau senilai Rp 25,13 triliun dari total penyaluran KUR sepanjang 2025.