Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia menegaskan bahwa pemerintah harus hadir untuk mendengar dan merespons kebutuhan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah terluar dan perbatasan.
Menurut Johni, seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kabupaten Alor, instansi vertikal, maupun pemerintah pusat.
Warga Alor Timur Keluhkan Jalan Rusak dan Keterbatasan Air Bersih
Tokoh masyarakat Kelurahan Kolana Utara, Roky Makonimau, menyampaikan sejumlah persoalan mendasar yang masih dihadapi warga Alor Timur.
Ia menyebut ketersediaan air bersih masih menjadi tantangan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu, kondisi sejumlah ruas jalan penghubung antardesa yang rusak parah menghambat mobilitas masyarakat.
Roky juga menyoroti keterbatasan akses dokumen perjalanan bagi warga yang memiliki hubungan kekerabatan dengan masyarakat di Distrik Liquica, Timor Leste.
Hubungan keluarga yang terjalin melalui perkawinan antarmasyarakat di kedua wilayah membuat perjalanan lintas batas menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial warga.
Namun, keterbatasan akses pelayanan dan dokumen perjalanan disebut mendorong sebagian masyarakat menggunakan jalur tidak resmi untuk mengunjungi keluarga di Timor Leste. Karena itu, ia berharap pemerintah menghadirkan solusi agar perjalanan lintas batas dapat dilakukan melalui prosedur yang sah dan aman.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan