Melalui pendekatan teknologi hasil ternak dan pemanfaatan sumber protein nabati lokal, Tim PkM Peternakan Undana memperkenalkan teknologi sederhana untuk mengolah kacang nasi merah menjadi tepung.

Tepung tersebut kemudian digunakan sebagai pengganti sebagian tepung tapioka dalam pembuatan bakso dan nugget.

Inovasi ini tidak hanya menghadirkan variasi produk olahan daging, tetapi juga membuka peluang peningkatan nilai tambah komoditas pangan yang tersedia di sekitar masyarakat.

Iklan

Dengan demikian, kacang nasi merah yang sebelumnya memiliki nilai ekonomi terbatas dapat dikembangkan menjadi bahan baku produk pangan yang berpotensi memiliki nilai jual lebih tinggi.

Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Peternak

Program PkM tersebut dirancang tidak sekadar memberikan pengetahuan mengenai pengolahan pangan. Warga juga dibekali keterampilan teknis yang dapat diterapkan untuk memulai usaha pengolahan pangan skala rumah tangga.

Kaum perempuan dan keluarga peternak menjadi sasaran penting karena memiliki peluang untuk mengembangkan kegiatan produktif berbasis rumah tangga.

Melalui keterampilan pembuatan tepung kacang nasi merah, formulasi adonan, hingga pengolahan bakso dan nugget, masyarakat diharapkan mampu menghasilkan produk yang lebih beragam dan memiliki peluang untuk dipasarkan.