Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) terus memperkuat peran akademisi dalam mendukung transisi energi bersih di Indonesia. Melalui Dr. Sealtial Mau, S.T., M.T., Koordinator Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Undana menjadi salah satu dari 10 perguruan tinggi terpilih di Indonesia yang mengikuti 2026 Seminar on Green Energy for Indonesia di Tiongkok pada 10–23 Oktober 2026.

Seminar yang berlangsung di Kota Chengdu dan Kunming tersebut merupakan hasil kerja sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia dengan Pemerintah Tiongkok. Kegiatan ini diikuti 32 peserta yang terdiri atas perwakilan Kementerian ESDM dan kalangan akademisi.

Keikutsertaan Undana menjadi langkah strategis untuk memperluas wawasan internasional sekaligus mempelajari penerapan teknologi energi baru dan terbarukan (EBT) yang sesuai dengan karakteristik wilayah kepulauan dan lahan kering di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Undana Dorong Pengembangan PLTSa di Kota Kupang

Dr. Sealtial Mau menjelaskan bahwa partisipasi Undana dalam seminar tersebut bertujuan mempelajari secara langsung kebijakan energi hijau, arah penelitian, serta implementasi teknologi energi terbarukan di Tiongkok.