Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) mendorong petani milenial di Desa Oesusu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, mengembangkan usaha berbasis ekonomi sirkular melalui budidaya cacing Lumbricus sp.
Inovasi tersebut dikembangkan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Undana yang mengintegrasikan budidaya cacing dengan sektor peternakan ayam KUB dan perikanan ikan lele.
Program yang berlangsung selama satu tahun ini mengusung konsep One Village One Product (OVOP) dengan tujuan mendorong lahirnya produk unggulan berbasis potensi lokal sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi petani desa.
Tim PkM Undana diketuai I Kadek Yoga Kertiyasa, S.Pt., M.Pt., bersama anggota Dewi Elfrida Sihombing, M.Si., dan Dr. Tomycho Olviana, S.P., M.M.A.
Program tersebut menyasar Kelompok Tani Sejahtera yang telah berkembang menjadi Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Rumah Tani Sejahtera.
Selain kelompok tani, kegiatan juga melibatkan siswa SMK dan mahasiswa Program Studi Peternakan Undana. Pelaksanaan program diperkuat dengan dukungan pemateri dari Dinas Peternakan Provinsi NTT serta teknisi Politeknik Pertanian Negeri Kupang (Politani Kupang).
Rangkaian kegiatan meliputi pembuatan media budidaya, penebaran kokon cacing, penyemaian tanaman hortikultura hingga pengadaan dan uji coba mesin produksi pakan.
1.800 Kokon Cacing Lumbricus Mulai Dibudidayakan
Salah satu tahapan utama program adalah membangun sistem budidaya cacing tanah sebagai sumber bahan baku pakan sekaligus penghasil pupuk organik.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan