Masyarakat perlu didorong untuk memanfaatkan sumber energi terbarukan secara mandiri, antara lain melalui penggunaan pemanas air tenaga surya (solar water heater) dan pemasangan panel surya untuk kebutuhan rumah tangga.

Dukungan kebijakan dan pembiayaan dinilai penting agar pemanfaatan teknologi energi bersih tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga dapat diterapkan secara bertahap oleh masyarakat.

Potensi Energi Terbarukan NTT Buka Peluang Ekonomi Baru

NTT memiliki potensi sumber daya energi terbarukan yang beragam, mulai dari sinar matahari, angin, panas bumi, hingga arus laut. Pemanfaatan potensi tersebut dapat menjadi salah satu strategi untuk mengatasi keterbatasan pasokan listrik sekaligus mendukung pembangunan ekonomi daerah.

Pengembangan industri energi terbarukan juga berpeluang menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kebutuhan tenaga kerja terampil, serta membuka ruang bagi inovasi dan investasi di sektor energi bersih.

Melalui partisipasi dalam 2026 Seminar on Green Energy for Indonesia, Undana diharapkan dapat memperkuat jejaring internasional dan mengadaptasi pengetahuan yang diperoleh untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di NTT.

Gagasan pengembangan PLTSa di Kota Kupang menjadi salah satu peluang yang dapat ditindaklanjuti melalui penelitian, kajian kelayakan, dan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat.