Ia menjelaskan, peletakan batu pertama pembangunan gedung dilakukan pada 7 September 2021 oleh Ketua Majelis GMIT Golgota Alak. Pembangunan berlangsung di tengah berbagai keterbatasan yang dihadapi jemaat saat itu.

“Dalam perjalanan pembangunan ini, kami merasakan pertolongan Tuhan melalui swadaya jemaat, dukungan pemerintah, dan para donatur. Setelah melalui proses selama kurang lebih lima tahun, kerinduan jemaat akhirnya terwujud dengan berdirinya gedung kebaktian di atas lahan seluas 930 meter persegi,” ungkap Christian.

Menurutnya, proses pembangunan tersebut menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dan kebersamaan jemaat dalam mewujudkan rumah ibadah yang layak.

Iklan

Christian menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik melalui tenaga, materi, maupun kontribusi lainnya hingga pembangunan gedung gereja dapat diselesaikan dan diresmikan.

Perjalanan Pembangunan akan Dibukukan

Selain meresmikan gedung gereja, momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengabadikan perjalanan panjang pembangunan GMIT Golgota Alak.

Christian mengungkapkan bahwa panitia saat ini sedang mengumpulkan data dan dokumentasi pembangunan untuk disusun menjadi buku sejarah GMIT Golgota Alak yang direncanakan terbit pada tahun mendatang.