Transparansi mengenai wilayah terdampak, penggunaan anggaran, serta perkembangan program penanganan juga dinilai penting untuk memastikan kebijakan pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Air Bersih Harus jadi Prioritas Pelayanan

GAMKI Alor menilai krisis air bersih harus ditempatkan sebagai persoalan pelayanan dasar yang membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

Masyarakat yang harus membayar hingga Rp500 ribu untuk mendapatkan satu tangki air atau mencari air hingga ke kecamatan maupun pulau lain menunjukkan bahwa sistem penyediaan air bersih perlu diperkuat.

Iklan

Bagi GAMKI, persoalan tersebut juga menjadi pengingat bahwa pembangunan harus dirancang berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat dan karakter geografis daerah.

Melalui laporan yang disampaikan dalam rapat bersama DPD GAMKI NTT dan DPC GAMKI se-NTT, GAMKI Alor berharap pemerintah segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui kebijakan dan program yang konkret.

Air bersih merupakan kebutuhan dasar rakyat. Karena itu, masyarakat yang terdampak kekeringan harus menjadi prioritas pelayanan, sementara pembangunan infrastruktur harus benar-benar menghadirkan manfaat.

GAMKI Alor juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan iman.