Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Berdasarkan pemutakhiran data per Selasa, 22 September 2026, sebanyak 2.422 unit rumah permanen atau huntap disiapkan untuk warga dengan kategori rumah rusak berat.
Selain pembangunan rumah permanen, pemerintah juga memberikan bantuan stimulan bagi rumah yang mengalami kerusakan ringan dan sedang.
Untuk rumah rusak ringan, warga terdampak mendapatkan dana stimulan sebesar Rp15 juta. Sementara warga dengan rumah rusak sedang mendapatkan Rp30 juta.
Data pemerintah mencatat terdapat 7.616 unit rumah yang masuk kategori rusak ringan dan 4.146 unit rumah mengalami rusak sedang.
Perakitan Huntara Dilanjutkan
Sementara itu, pembangunan huntara di wilayah terdampak lainnya terus dilanjutkan. Tim teknis dan pelaksana di lapangan saat ini melakukan pembersihan material sekaligus perakitan kembali unit-unit huntara di Dusun Ronting.
BNPB menyatakan proses konstruksi berikutnya akan dilakukan dengan pengawasan dan pengamanan struktur yang lebih ketat.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap huntara yang dibangun memenuhi standar kelayakan dan aman digunakan oleh masyarakat terdampak selama masa pemulihan pascabencana.
BNPB juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan proses penanganan secara terbuka dan transparan, termasuk memastikan hunian yang diserahterimakan kepada warga memenuhi standar kelayakan serta memperhatikan ketahanan terhadap potensi gempa bumi. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan