Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Untuk jangka panjang, saya melihatnya sebagai kolaborasi. Tenaga dari luar membantu kita, sementara orang-orang kita belajar dan nantinya bisa menguasai keterampilannya,” ujarnya.
Rooli mengatakan, keputusan untuk membangun Sumba Furniture berangkat dari keinginannya menciptakan pekerjaan setelah merasakan sendiri sulitnya mendapatkan lapangan kerja.
“Ketika kita pernah tidak punya pekerjaan dan melihat lapangan kerja juga terbatas, akhirnya kita berpikir, ya sudah, kita buat sendiri,” kata Rooli.
Menurut dia, usaha tersebut kemudian terus berkembang dari waktu ke waktu hingga kini melayani kebutuhan furnitur dan desain interior bagi rumah, kantor, kafe hingga hotel. (rnc29)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan