Disebutkan masih terdapat empat orang anak asal Rote, termasuk kakak korban, yang berstatus ASN dan bertugas di wilayah tersebut.

Menanggapi permintaan keluarga, Johni Asadoma menyatakan akan mempertimbangkan dan mengambil keputusan terbaik terkait kondisi mereka.

Wakil Gubernur NTT memastikan persoalan tersebut akan menjadi perhatian pemerintah daerah.

Iklan

Pejabat dan Masyarakat Hadiri Pemakaman

Sejumlah pejabat pemerintah dan unsur masyarakat turut menghadiri upacara pemakaman korban.

Mereka antara lain Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT Drs. Adi E. Mandala, M.Si., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT Noldy Hosea Pelokila, S.Sos., M.M., Plt. Sekda Rote Ndao Daniel W. Nalle, S.Pt., serta Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan, S.IK.

Hadir pula perwakilan Danlanal Pulau Rote Ndao, Wakil Ketua DPRD Rote Ndao Denison Moy, ST, pimpinan OPD Kabupaten Rote Ndao, anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, ASN, keluarga, rekan-rekan korban, dan masyarakat.

Prosesi pemakaman tersebut menjadi penghormatan terakhir bagi almarhumah sekaligus ungkapan duka mendalam atas meninggalnya korban dalam tragedi penembakan di Jayawijaya. (rnc)