Perjuangan tersebut diarahkan untuk mempertahankan kelestarian kawasan hutan yang selama ini dijaga secara turun-temurun.

Pesan itu menjadi pengingat bahwa persoalan hutan bukan hanya menyangkut kondisi kawasan saat ini, tetapi juga menyangkut masa depan masyarakat Sabu Raijua.

Kerusakan hutan berpotensi berdampak terhadap sumber air, kondisi tanah dan keseimbangan lingkungan yang menjadi penopang kehidupan masyarakat.

Karena itu, pemerintah daerah dan masyarakat memiliki kepentingan yang sama, yakni menjaga hutan, melindungi lingkungan dan memastikan masa depan Sabu Raijua tetap terjaga.

Pemkab mengajak seluruh masyarakat tetap bersatu, menyampaikan aspirasi secara damai, menghindari tindakan main hakim sendiri dan bersama-sama mengawal penanganan setiap dugaan pelanggaran melalui jalur hukum.

Negara harus hadir, masyarakat harus dilindungi, hutan harus diselamatkan dan hukum harus ditegakkan secara adil. (*/rnc)