Seba, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terus memperkuat komitmen memberikan perlindungan sosial bagi pekerja, khususnya kelompok pekerja rentan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris almarhumah Erlin Sisilia Odja, tenaga kerja PMI Unit Donor Darah Kabupaten Sabu Raijua.

Santunan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sabu Raijua sekaligus Ketua PMI Kabupaten Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, didampingi Plt. Kepala Dinas Transkopnaker Sabu Raijua dan Kalak BPBD Sabu Raijua.

Penyerahan berlangsung di Sekretariat PMI Kabupaten Sabu Raijua, Jumat (4/9/2026).

Ahli Waris Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Petugas Unit Layanan BPJS Ketenagakerjaan Sabu Raijua, Anggi A. Biha, mengatakan santunan tersebut merupakan salah satu manfaat yang diterima keluarga dari kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan almarhumah.

“Pada hari ini kami bersama Pemerintah Daerah menyerahkan secara simbolis santunan Jaminan Kematian sebesar Rp42 juta kepada ahli waris almarhumah Erlin Sisilia Odja,” ujar Anggi.

Selain santunan kematian sebesar Rp42 juta, keluarga almarhumah juga memiliki hak atas manfaat beasiswa pendidikan bagi dua orang anak.

Total manfaat beasiswa tersebut dapat mencapai Rp174 juta. Namun, manfaat tersebut belum dapat diberikan saat ini karena kedua anak almarhumah belum memasuki usia sekolah.

Beasiswa nantinya dapat diklaim ketika anak-anak telah memasuki jenjang pendidikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Perlindungan Pekerja

Anggi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua yang selama ini terus membangun sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja di daerah.

Menurutnya, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan penting untuk memberikan jaring pengaman sosial bagi pekerja dan keluarganya ketika menghadapi risiko dalam menjalankan pekerjaan.

Ia berharap semakin banyak pekerja di Kabupaten Sabu Raijua yang mendapatkan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

Pemkab Sabu Raijua Fokus Lindungi Pekerja Rentan

Wakil Bupati Sabu Raijua Thobias Uly menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan atas perhatian serta dukungan yang diberikan kepada para peserta di Kabupaten Sabu Raijua.

Menurutnya, manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya berupa santunan kematian. Program tersebut juga memberikan perlindungan kepada keluarga peserta melalui berbagai manfaat lainnya, termasuk beasiswa pendidikan bagi anak.

“Ini merupakan manfaat dari keikutsertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan. Selain santunan duka, ada juga manfaat beasiswa untuk dua orang anak. Tentu ini sangat membantu keluarga yang ditinggalkan,” kata Thobias.

Ia menegaskan Pemkab Sabu Raijua memiliki perhatian serius terhadap perlindungan pekerja, terutama kelompok pekerja rentan yang menghadapi risiko dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya.

Upaya tersebut terus didorong melalui Dinas Transkopnaker dengan membangun kolaborasi bersama BPJS Ketenagakerjaan.

“Pemda memiliki perhatian serius untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerja rentan. Kita akan terus mendorong kerja sama dan kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan agar semakin banyak pekerja di Sabu Raijua yang mendapatkan perlindungan,” tegasnya.

Santunan Diharapkan Ringankan Beban Keluarga

Thobias berharap santunan JKM yang diterima ahli waris dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan almarhumah.

“Semoga santunan ini dapat bermanfaat bagi ahli waris dan keluarga almarhumah,” pungkasnya.

Penyerahan santunan tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dan BPJS Ketenagakerjaan dalam menghadirkan jaring pengaman sosial bagi pekerja.

Perlindungan tersebut sekaligus memastikan keluarga pekerja tetap memperoleh dukungan ketika menghadapi risiko kematian, termasuk melalui santunan dan manfaat pendidikan bagi anak ahli waris. (*/rnc)