Ke depan, kerja sama tersebut akan diturunkan melalui sejumlah PKS yang lebih spesifik, terukur, dan disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan Sabu Raijua.

Ruang kolaborasi terbuka pada berbagai bidang, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kompetensi ASN, riset, teknologi, inovasi, agribisnis, pengembangan ekonomi masyarakat, hingga tata kelola pemerintahan.

Bupati Krisman menempatkan perguruan tinggi bukan sekadar sebagai institusi pendidikan, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah dalam mencari solusi atas berbagai persoalan pembangunan.

Iklan

Kerja sama dengan Undana sekaligus mempertegas arah pembangunan Sabu Raijua yang ingin lebih mengandalkan data, riset, teknologi, dan inovasi dalam penyusunan kebijakan.

Dengan kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua berharap potensi daerah dapat dikembangkan secara lebih maksimal, sementara berbagai persoalan pembangunan dapat direspons melalui pendekatan ilmiah dan terukur.

Bagi Krisman, pembangunan Sabu Raijua bukan sekadar menjalankan program, tetapi memastikan setiap kebijakan memiliki dasar yang kuat, menghasilkan dampak nyata, dan pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*/rnc)