Pendekatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun ekonomi yang bertumpu pada potensi lokal dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sistem Penilaian Kinerja ASN Undana akan Dikaji

Kerja sama Pemkab Sabu Raijua dan Undana juga menyentuh aspek tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN).

Salah satu hal yang menarik perhatian Bupati Krisman adalah sistem penilaian kinerja pegawai yang dikembangkan di lingkungan Undana.

Iklan

Krisman melihat sistem tersebut berpotensi diadopsi dan dikembangkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua.

Tujuannya agar kinerja ASN dapat diukur secara lebih jelas dan diarahkan untuk mendukung visi serta misi pembangunan daerah.

“Yang menarik tadi, ada suatu sistem untuk penilaian kinerja pegawai yang mungkin akan kita adopsi dari Undana. Pak Rektor sudah menyampaikan kesediaannya untuk kita bekerja sama dalam mengadopsi sistem itu untuk menilai kinerja pegawai, supaya kinerja-kinerja pegawai ini benar-benar searah dengan visi dan misi pemerintah daerah ke depan,” jelas Krisman.

Menurutnya, peningkatan kualitas ASN merupakan bagian penting dari pembangunan daerah. Program pembangunan yang baik membutuhkan aparatur yang kompeten, profesional, dan memiliki orientasi kinerja yang jelas.